Selasa, 17 April 2012

Penjelasan Mengenai UML

Materi UML ( Unified Modelling Language )

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. 

Nugroho, Bunafit (2005:17) : “UML (Unified Modeling Language) adalah proses penggambaran informasi-informasi dengan notasi-notasi baku yang telah disepakati sebelumnya”.
Diagram UML terdapat 9 diagram yaitu :
  1. Diagram Kelas. Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi. Diagram ini umum dijumpai pada pemodelan system berorientasi objek.
  2. Diagram Objek. Bersifat statis. Diagram ini mempelihatkan objek-objek serta relasi-relasi antar objek. Diagram objek memperlihatkan instansiasi statis dari segala sesuatu yang dijumpai pada diagram kelas.
  3. Use case diagram. Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan himpunan use case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas). Diagram ini terutama sangat penting untuk mengorganisasi dan memodelkan perilaku dari suatu sistem yang dibutuhkan.
  4. Sequence Diagram. Bersifat dinamis. Diagram urutan adalah interaksi yang menekankan pada pengiriman pesan (message) dalam suatu waktu tertentu.
  5. Colaboration Diagram. Bersifat dinamis. Diagram kolaborasi adalah diagram interaksi yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan.
  6. Statechart Diagram. Bersifat dinamis. Diagram state ini memperlihatkan statestate pada system, memuat state, transisi, event, serta aktifitas. Diagram ini terutama penting untuk memperlihatkan sifat dinamis dari antarmuka, kelas, kolaborasi dan terutama penting pada pemodelan system – system yang reaktif.
  7. Activity Diagram. Bersifat dinamis. Diagram aktivitas ini adalah tipe khusus dari digram state yang memperlihatkan aliran dari suatu aktifitas ke aktifitas lainnya dalam suatu system. Diagram ini terutama penting dalam pemodelan fungsi-fungsi.
  8. Component Diagram. Bersifat statis. Diagram komponen ini memperlihatkakan organisasi serta kebergantungan system/perangkat lunak pada komponen-komponen yang telah ada sebelummnya.
  9. Diployment Diagram. Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan saat run time. Diagram ini membuat simpul-simpul (node) beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya.

Dari sembilan jenis diagram di atas, saya memiliki materi lengkap dari empat jenis diagram UML yang sering digunakan untuk merancang sebuah sistem yaitu Use Case Diagram , Sequence Diagram , Activity Diagram , Class Diagram .

Refrensi dari http://inovasiit.blogspot.com/2012/02/materi-uml-unified-modeling-language.html

Kunjungi blog yang terkait tentang mengenai UML :
aguswiratama50.blogspot.com
angung.blogspot.com
belajar-uml.blogspot.com
bagussudarsana.blogspot.com
caesario-nanda.blogspot.com
culesnunique.blogspot.com
dewa-hendra.blogspot.com
dennyshare.blogspot.com
dwiantari769.blogspot.com
dhidhickrorax.blogspot.com